Eksekusi Atas Putusan Lelang Oleh Pihak Ketiga

-Opini

Apabila pihak yang dikalahkan tidak mau melaksanakan isi putusan secara suka rela,  maka pihak  yang  menang dapat mengajukan permohonan eksekusi kepada Pengadilan Agama yang memutus perkara. Pembahasan ini telah terakomodir dalam Pasal 196 HIR. Lagi-lagi kembali ke persoalaan kesukarelaan pihak yang dikalahkan, sikap kesukarelaan ialah ruh atau dasar pelaksanaan putusan terwujud, akan tetapi hukum kita menyadari bahwa persoalan kesadaran atas tanggungjawab akan menjadi hal yang abstrak, harus ada follow up terkait itu ketika rasa kesukarelaan tadi tidak dapat diwujudkan oleh pihak yang kalah yaitu dengan adanya upaya pemaksaan penyerahan apa yang dibebankan kepaada pihak yang kalah melalui eksekusi yang dibantu Pengadilan. Kedepan mengingkari apa yang telah diputuskan oleh Pengadilan adalah sebuah tindakan pelecehan terhadap Pengadilan dan dapat dijerat dengan Pasal pidana apabila Rancanganan Undang-undang Contempt Of Court telah disahkan.

Mengenal asas eksekusi sesuai dengan yang dijelaskan dalam buku Pedoman dan Pelaksanaan Tugas dan Adminitrasi Pengadilan diantara adalah:

  1. Putusan telah  berkekuatan  hukum tetap,  kecuali putusan serta merta.
  2. Putusan tidak dijalankan secara sukarela.
  3. Putusan mengandung amar condemnatoir (menghukum).
  4. Eksekusi dipimpin oleh  Ketua Pengadilan  Agama dan dilaksanakan oleh Panitera.

Dari pemaparan singkat tersebut dapat difahami peranan dan upaya Pengadilan dalam koridor penegakan keadilan sampai ke ranah pelaksanaan putusan. Karena keadilan akan dirasakan oleh pihak yang dimenangkan apabila sesuatu yang menjadi haknya atas putusan Pengadilan dapat diterimanya dari pihak yang dikalahkan.

Melalui pemahaman konsep tersebut ada ketentuan yang harus terpenuhi ketika ingin mengajukan permohonan eksekusi ke Pengadilan. Nah, ada contoh perkara eksekusi yang dapat dijadikan bahan diskusi untuk ditelaah bersama. Objek eksekusi adalah sebuah rumah dari hasil harta bersama. Putusan terkait perceraian dan pembagian harta bersama telah diputuskan oleh Pengadilan. Pada tahap penerapan pembagian harta bersamanya, para pihak yang berperkara tadi telah menyepakati dengan pembagian harta secara merata yaitu dengan menjual rumah tadi dan hasil penjualannya dibagi menjadi dua. Rumah tersebut kemudian dilelang dan rumah beralih hak kepemilikan ke pemenang lelang. Setelah proses lelang tersebut tuntas dan pembayaran atas rumah tersebut telah diterima pihak perempuan sebagai mantan istri, justru mantan suami setelah proses lelang selesai menolak untuk menyerahkan rumah tadi secara sukarela. Berhubung rumah tadi secara hak keperdataan telah dikuasai oleh pemenang lelang maka pemenang lelang ini kebingungan, karena mantan suami pihak yang berperkara tidak dengan sukarela mengosongkan rumah. Apabila pihak pemenang lelang mendaftarkan permohonan bantuan eksekusi ke Pengadilan atas dasar putusan lelang, apakah tepat?

Apabila ada permohonan eksekusi yang posisi pemohon adalah orang diluar pihak yang berperkara sedianya perkara tersebut tidak tepat ketika diajukan ke Pengadilan, karena hal ini bisa jadi bertolak belakang dengan amanat yang disampaikan Pasal 196 HIR bahwasannya yang dapat melakukan permohonan bantuan eksekusi putusan adalah pihak yang dimenangkan dalam perkara tersebut. Wujud eksekusi tadi telah terealisasi dengan adanya proses pelelangan tadi. Berhubung ada ekor permasalah baru maka lebih tepatnya mungkin pihak pemenang lelang dapat melaporkan permasalahannya ke kepolisian untuk kemudian diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

Buat situs web Anda di WordPress.com
Memulai
%d blogger menyukai ini: